Gas-gas rumah kaca yang diperhitungkan sesuai dengan yang
tercantum pada Kyoto Protocol, yaitu karbon dioksida, metana, dinitro oksida
, seluruh bentuk hidrofluorokarbon, seluruh bentuk perfluorokarbon serta sulfur
heksaflorida. Gas-gas rumah kaca ini memiliki kekuatan sendiri dibandingkan dengan
kekuatan dari karbondioksida, yang disebut sebagai potensi pemanasan global. Kekuatan
dari masing-masing gas rumah kaca dapat dilihat pada tabel berikut:
Berikan tanda centang (✓) pada pernyataan yang sesuai:
[_] kandungan metana di atmosfer 56
[_] N20 5 kali lebih memerangkap panas dibandingkan gas CH4
[_] HFC adalah terkuat kedua setelah SF6 dalam memerangkap panas di atmosfer
[_] Karbon dioksida adalah gas rumah kaca paling lemah
[_] semua benar
| Gas Rumah Kaca | Nama Kimia | Potensi Pemanasan Global (GWP) per 100 Tahun |
|---|---|---|
| Karbon Dioksida | CO₂ | 1 |
| Metana | CH₄ | ... |
| Dinitrogen Oksida | N₂O | ... |
| Hidrofluorokarbon | HFC | ... |
| Sulfur Heksafluorida | SF₆ | ... |
Berikan tanda centang (✓) pada pernyataan yang sesuai:
[_] kandungan metana di atmosfer 56
[_] N20 5 kali lebih memerangkap panas dibandingkan gas CH4
[_] HFC adalah terkuat kedua setelah SF6 dalam memerangkap panas di atmosfer
[_] Karbon dioksida adalah gas rumah kaca paling lemah
[_] semua benar