Kali ini penulis akan menyajikan resensi dari sebuah hasil penelitian yang memuat pembahasan mengenai hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat kecemasan seseorang

Identitas Jurnal
Judul : Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa UMKT [1]
Penulis : Anindi Trikandini, Lia Kurniasari
Universitas : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Jurnal : Borneo Student Research. eISSN:2721-5725, Vol 3, No 1, 2021
Ringkasan
Jurnal ini dilatarbelakangi dari adanya beberapa penelitian yang telah membahas tentang penggunaan media sosial, di antaranya yaitu hasil penelitian yang menunjukkan bahwa gejala depresi dan kecemasan berhubungan dengan penggunaan media sosial yang berlebihan. Mahasiwa pada usia remaja akhir masih berada pada fase emerging adulthood yaitu pada fase ini mahasiswa berada pada masa transisi dari remaja akhir menuju dewasa awal dan sedang mengalami dinamika psikologis (Hartinah et al., 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara intensitas penggunaan media social dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Keperawatan UMKT.
Metode dan Hasil
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2021. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Keperawatan semester 2 sebanyak 147 responden dengansampel yang menyatakan kesediannya untuk mengisi kuesioner penelitian yang diambil sebanyak 107 responden yang terbagi menjadi 54 mahasiswa kelas A dan 53 mahasiswa kelas B. Adapun teknik pengambilan sampel dengan Stratified Random Sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan intensitas penggunaan media sosial dan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Keperawatan Semester 2. Nilai OR (Odds Ratio) menunjukkan 4.000 (CI 95% 1.700-9.411) yang artinya mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi berpeluang 4.000 kali lebih besar untuk memiliki kecemasan dibanding mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan media sosial yang rendah.
Resensi
Kesimpulan yang dapat penulis ambil dari penelitian ini adalah ketika seseorang menggunakan media sosial secara berlebihan, maka semakin besar peluangnya untuk cemas. Kelebihan penelitian ini adalah mampu menggambarkan tingkat kecemasan dari objek penelitian serta intensitas penggunaan media sosialnya. Kekurangan dari penelitian ini adalah pada bagian simpulan hanya menjelaskan adanya hubungan antara kedua variabel, namun belum menyajikan ke arah mana hubungan antarvariabel tersebut

Penulis: Ido Aryanto

[1]Jurnal : Borneo Student Research. eISSN:2721-5725, Vol 3, No 1, 2021