Assalamualaikum wr. wb.
Salam dan Bahagia. Sebagai Calon Guru Penggerak Angkatan 11 Provinsi Jawa Barat, saya menyajikan Jurnal Refleksi Dwi Mingguan kelima untuk Modul 2.1: Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid. Refleksi ini disusun menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future) sebagai berikut:
1. Fact (Peristiwa)
Memasuki Paket Modul 2, saya mulai mendalami konsep Pembelajaran Berdiferensiasi melalui alur MERDEKA. Fokus utama modul ini adalah bagaimana guru dapat menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan individu murid yang beragam. Saya mempelajari tiga aspek pemetaan kebutuhan belajar, yaitu: Kesiapan Belajar (Readiness), Minat Murid, dan Profil Belajar Murid. Selain itu, saya mendalami tiga strategi diferensiasi, yakni diferensiasi konten, proses, dan produk yang diimplementasikan melalui rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang inklusif.
2. Feeling (Perasaan)
Saat mempelajari dan mulai menerapkan strategi ini, saya merasa sangat antusias sekaligus tertantang. Ada rasa optimis karena akhirnya saya menemukan cara sistematis untuk mengakomodasi perbedaan murid di kelas. Namun, muncul pula sedikit kekhawatiran mengenai manajemen waktu dan efektivitas pendampingan bagi semua kelompok belajar. Saya merasa tertantang untuk terus berinovasi agar setiap murid, tanpa terkecuali, merasa diterima dan mendapatkan manfaat maksimal dari proses pembelajaran yang saya sajikan.
3. Finding (Pembelajaran)
Pelajaran berharga yang saya temukan adalah pentingnya fleksibilitas dan penggunaan data melalui asesmen awal (diagnostik). Saya menyadari bahwa murid dengan gaya belajar visual sangat terbantu dengan media grafik dan video, sementara murid kinestetik lebih termotivasi melalui aktivitas hands-on. Pembelajaran berdiferensiasi bukan berarti memberikan tugas yang berbeda untuk setiap anak, melainkan menciptakan ekosistem belajar yang memungkinkan setiap murid mencapai tujuan pembelajaran yang sama melalui cara yang paling sesuai bagi mereka.
4. Future (Penerapan)
Ke depannya, saya berkomitmen untuk merancang pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan murid. Langkah nyata yang akan saya ambil adalah melakukan asesmen awal secara rutin untuk memetakan profil belajar kelas. Saya akan berkolaborasi dengan rekan sejawat, orang tua, dan komunitas sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Tujuan akhirnya adalah membantu setiap siswa mencapai potensi penuh mereka, baik secara akademis maupun emosional, melalui strategi konten, proses, dan produk yang bervariasi.
== Terima Kasih ==