Assalamualaikum wr. wb.
Salam dan Bahagia. Sebagai Calon Guru Penggerak Angkatan 11 Provinsi Jawa Barat, saya menyajikan Jurnal Refleksi Dwi Mingguan kesembilan untuk Modul 3.2: Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Refleksi ini disusun menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future) sebagai berikut:
1. Fact (Peristiwa)
Setelah menuntaskan pengambilan keputusan di modul sebelumnya, saya melanjutkan perjalanan ke Modul 3.2 tentang pengelolaan sumber daya sekolah melalui alur MERDEKA. Tahapan dimulai dari refleksi ekosistem sekolah pada "Mulai dari Diri", hingga pendalaman materi "Pendekatan Berbasis Aset" pada Eksplorasi Konsep. Momen kolaboratif terjadi saat diskusi kelompok untuk memetakan kekuatan lokal, yang kemudian disusul dengan analisis video prakarsa perubahan pada Demonstrasi Kontekstual. Seluruh rangkaian ini diakhiri dengan Aksi Nyata berupa identifikasi kolaboratif bersama warga sekolah terhadap tujuh modal utama yang dimiliki untuk menunjang kualitas pembelajaran.
2. Feeling (Perasaan)
Selama mempelajari modul ini, saya merasa sangat bersyukur dan optimis. Paradigma saya bergeser dari yang sebelumnya sering terfokus pada kekurangan (Deficit-Based Thinking), kini menjadi berfokus pada kekuatan (Asset-Based Thinking). Meskipun sempat muncul kekhawatiran terkait manajemen waktu antara tugas sekolah dan tuntutan LMS, dukungan dari fasilitator, pengajar praktik, serta motivasi dari keluarga membuat saya semakin mantap. Saya merasa tertantang untuk membuktikan bahwa dengan aset yang ada, sekolah mampu melakukan perubahan besar tanpa harus menunggu bantuan dari luar.
3. Finding (Pembelajaran)
Pelajaran terpenting yang saya peroleh adalah pemahaman mengenai Ekosistem Sekolah sebagai hubungan timbal balik antara biotik dan abiotik. Saya belajar bahwa seorang pemimpin harus mampu mengelola tujuh modal utama: manusia, sosial, fisik, lingkungan/alam, finansial, politik, serta agama dan budaya. Saya menyadari bahwa pendekatan berbasis aset mendorong komunitas untuk berpikir positif, kreatif, dan mandiri dalam mengelola sumber daya. Fokus pada kekuatan akan membuka peluang-peluang baru yang selama ini tidak terlihat karena kita terlalu sibuk meratapi masalah atau kekurangan.
4. Future (Penerapan)
Ke depannya, saya berkomitmen untuk mengimplementasikan Pendekatan Berbasis Kekuatan (Asset-Based Approach) dalam setiap program kelas maupun sekolah. Saya akan mulai memetakan dan mengoptimalkan tujuh modal utama secara kolaboratif guna meningkatkan mutu pendidikan yang berpihak pada murid. Saya akan memandang setiap rekan guru dan murid sebagai modal manusia yang berharga untuk diajak berinovasi. Dengan pengelolaan sumber daya yang efektif dan transparan, saya berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, dan berdampak positif bagi seluruh komunitas sekolah.
== Terima Kasih ==